Menentang Keras, Salut! Aktor Tampang Ini Setuju Seruan KPI Stop Tayangan Banci

Artis sinetron Tommy Kurniawan sangat setuju dengan kebijakan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang melarang tayangan atau adegan banci di televisi.

Tommy tak menafikan, di dunia artis, banyak sekali banci. Awalnya hanya lucu-lucuan saja, tapi ada yang bilang, bisa menular karena pergaulan.

“Juga ada yang bilang, mereka menjadi banci karena bawaan sejak kecil, faktor pergaulan, dan ekonomi. Tapi, ada diantara mereka, ada pula yang akhirnya menikah dan punya anak. Itu harus didukung,” kata Tommy kepada Islampos usai jumpa pers di Warung Daun, Jakarta, yang digelar Baitul Maal Hidayatullah (BMH) belum lama ini.

Ditanya soal kasus Saiful Jamil (SJ), rekannya sesama artis, Tommy menyatakan keprihatinan yang mendalam. Ia berharap kasus hukumnya segera selesai.

Mengenai fenomena LGBT di kalangan artis, Tommy berharap, kita semua dapat mencegahnya, dan sebisa mungkin untuk tidak berkembang di negeri ini.

“Dibutuhkan peran pemerintah dan elemen masyarakat Indonesia untuk aktif melakukan pencegahan dan penyelesaiannya. LGBT meski sudah sangat banyak, tapi keberadaan mereka masih minoritas,” kata Tommy.

Seperti diketahui, kasus SJ bermula dari seorang fans yang menginap di kediaman SJ. Kemudian terjadilah pelecehan seksual, seperti yang dilaporkan oleh fans SJ di kepolisian. Dari kejadian tersebut, SJ mulai ditinggalkan fans beratnya.

Ketika ditanya, apakah anda takut kehilangan fans? Tommy mengatakan, “Saya tidak takut kehilangan fans, saya hanya tidak ingin menyakiti saudara dan keluarga saya,” tandasnya.

Dulu, lanjutnya, memang sering, ada fans yang sampai menginap di rumah idolanya, tapi sekarang sudah tidak ada.

“Soal minta dipijit, sebaiknya kita tidak memanfaatkan fans untuk kepentingan nafsu birahi atau hawa nafsu. Kita harus tolak secara baik-baik,” ungkap Tommy tersenyum.

Loading...

Leave a Comment