Saat Renovasi Rumah, Pemilik Rumah Temukan Sebuah Peti Kaca. Saat Dibuka Kisah Pilu 100 Tahun Lalu Terungkap.

Sebuah penemuan menghebohkan pemilik rumah di San Fransisco. Pemilik rumah temukan peti yang terbuat dari kaca dan logam ini membuat penasaran pemilik rumah.

Saat dibuka ternyata ada eorang gadis kecil, yang diawetkan dengan sempurna selama lebih dari seratus tahun.

Tubuh yang dimakamkan dalam peti kecil itu ditemukan pada bulan Mei 2016.

Sejak penemuan itu, tim peneliti telah bekerja tanpa lelah untuk mengidentifikasi gadis muda itu.

Usaha mereka selama setahun membuahkan hasil tahun lalu.

Melalui proyek Garden of Innocence, mereka mengumumkan bahwa anak yang meninggal itu tidak lain adalah Edith Howard Cook, putri dari pasangan masyarakat tinggi terkemuka, yang meninggal secara tragis muda di tahun 1800-an.

Edith lahir pada 28 November 1873.

Ia meninggal satu bulan sebelum ulang tahunnya yang ketiga pada 13 Oktober 1876, menurut para peneliti yang bekerja dengan organisasi nirlaba Garden of Innocence di Southern California.

Edith lahir di San Francisco.

Diperkirakan bahwa Edith mungkin meninggal akibat marasmus, suatu bentuk kekurangan gizi yang parah, menurut Jelmer Eerkens, seorang arkeolog di UC Davis yang menganalisis rambut Edith.

Marasmus ditandai oleh kekurangan nutrisi yang parah, terutama protein, dan dapat disebabkan oleh infeksi virus, bakteri atau parasit.

Diperkirakan bahwa Edith sangat 'terbuang' karena kekurangan gizi.

Tidak ada bukti bahwa dokter mencoba menggunakan perawatan, seperti morfin, air raksa, atau kokain, yang populer pada saat itu, untuk mengobatinya.

Saat tubuh mungilnya ditemukan, Edith tampak mengenakan renda putih dan terawetkan dengan baik bersama mawar merah dan lavender yang halus, yang ditenun ke rambutnya.

Para petugas sebelumnya percaya bahwa semua jenazah di pemakaman Richmond District abad ke-19 telah dipindahkan.

Edith adalah salah satu dari sekitar 30.000 orang yang makamnya berada di Odd Fellows Cemetery.

Tetapi mayoritas dipindahkan ke Colma pada 1920-an, dan itu adalah misteri mengapa tubuh Edith ditinggalkan.

Bersama dengan dokumen arsip pemakaman Odd Fellows, para peneliti dari UC Berkeley, UC Santa Cruz dan UC Davis, melacak seorang keturunan Edith yang masih hidup untuk pengambilan sampel DNA.

Ini memungkinkan mereka untuk memverifikasi identitas Edith.

Keturunannya, Peter Cook, yang berusia 83 tahun, tidak tahu apa-apa tentang keluarganya di luar keluarga ayahnya dan ia hanya tahu tidak lebih dari satu generasi.

Jadi kabar berita itu cukup mengejutkan baginya.

Faktanya bahkan tidak ada peluang besar bahwa keduanya terkait.

Tetapi dengan menggunakan sampel air liur dan DNA Peter yang diambil dari rambut Edith, para ilmuwan menegaskan bahwa keduanya memiliki hubungan.

Tempat peristirahatan Edith selama lebih dari seratus tahun itu ditemukan ketika rumah seorang wanita bernama Lone Mountain sedang direnovasi.

Ericka Karner, pemilik properti, diberitahu oleh kantor pemeriksa medis kota itu, karena mayat itu ditemukan di properti pribadi, bahwa dia harus diperiksa terkait dengan jenazah Edith.

Garden of Innocence membantu Karner dengan hormat membantu merapikan semuanya.

Pada 4 Juni 2017, Edith, yang diberi sebutan Miranda Eve sebelum diidentifikasi, dimakamkan kembali di Colma’s Greenlawn Memorial Park.

Penemuan yang sungguh luar biasa yah..apa kalian ada pengalaman serupa?

sumber: http://palembang.tribunnews.com

Loading...

Leave a Comment