Sibuk Mencangkul Di Sawah, Tak Sengaja Mata Cangkulnya Mengenai Sesuatu. Saat Diangkat Dari Lumpur, Satu Desa Nyaris Dievakuasi.

Sebagai negara yang pernah dijajah tentu banyak peninggalan-peninggalan jaman perang.

Tapi peninggalan yang berbahaya masih banyak yang belum ditemukan. Seperti yang dialami oleh warga desa Juli Meunasah Teungoh, Kecamatan Juli, Bireuen ini.

Seorang ibu rumah tangga yang juga bekerja menjadi petani bernama Darwiah (42). Kamis (3/5/2018) siang, menemukan satu benda menyerupai mortir atau bom saat mencangkul sawahnya di kawasan desa tersebut.

Kapolres Bireuen, AKBP Riza Yulianto SE SH melalui Kapolsek Juli, Ipda Muhammad Abduh Algerya Steely STK mengatakan, benda mirip bahan peledak atau bom itu ditemukan di sawah, kemudian dilaporkan ke polsek.

Temuan itu, kata Kapolsek, berawal saat Darwidah sedang menggarap sawahnya dengan menggunakan cangkul.

Saat mencangkul, tiba-tiba mata cangkul terkena benda keras.

"Melihat benturan keras, maka ia melihat benda apa dan memegang, ternyata sebuah benda yang diduga bahan peledak sejenis mortir yang sudah berlumpur," ujar Kapolsek.

Benda itu kemudian dipindahkan ke lokasi lain untuk menghindari benturan.
Penemu benda tersebut lalu memberitahukan kepada masyarakat dan selanjutnya disampaikan ke Polsek Juli tentang temuan benda berbahaya tersebut.

"Setelah dilakukan pengecekan ternyata benda yang menyerupai bahan peledak tersebut merupakan mortir yang diperkirakan sisa peninggalan masa perang kemerdekaan dahulu," jelasnya.

Menghindari musibah atau ledakan, Polsek Juli lalu memindahkan mortir itu ke tempat yang dianggap aman.

Kapolsek mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap temuan benda menyerupai bahan peledak atau berbahaya.

Warga juga diminta segera melaporkan ke polsek terdekat jika menemukan benda tersebut.

Sungguh berbahaya ya, semoga mortir-mortir yang belum ditemukan tak lagi aktif.

Sumber: http://www.tribunnews.com

Loading...

Leave a Comment